METODA PENGOBATAN MENURUT RASULULLAH

Religious Myspace Comments
Setiap penyakit itu pasti ada obatnya, berdasarkan sabda Rasulullah saw. berikut: Dari Jabir radhiyallahu `anhu, Rasulullah saw. bersabda

“Setiap penyakit itu pasti ada obatnya. Oleh karena itu, barang siapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit, maka dengan izin Allah `Azza wa Jalla dia akan sembuh.”

[HR. Muslim, dalam Kitab as-Salaam, bab Li kulli Daa-in Dawaa wa Istihbabut Tadaawii, Hadits no. 2204]

Dalam lafazh Hadist lain, Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, kecuali dia menurunkan obat penyembuhnya; obat penyakit diketahui bagi yang mengetahuinya, dan tidak diketahui bagi orang jahil.”

Allah s.w.t memerintahkan kepada kita untuk mengambil apa-apa yang datang dari Nabi Muhammad saw , dan mengamalkan petunjuk beliau serta mengikuti sunah-sunahnya sesuai firman Allah : “Apa yang diberikan Rasul kepadamu, terimalah dia, dan apa yang dilarang bagimu maka tinggalkanlah.” (QS Al-Hasyr [59] : 7 ). Selanjutnya, Allah telah mewahyukan kepada Nabi Muhammad tentang segala hal yang berfaedah dan bermanfaat serta apa-apa yang merusak dan berbahaya bagi makhluk-Nya. Untuk itu kita sebagai muslim patut untuk mengikuti metoda pengobatan menurut Rasulullah dalam mengobati penyakit.

Allah berfirman, “Barangsiapa menaati Rasul, sesungguhnya ia telah menaati Allah.” (QS An-Nisa [4]: 80). Umumnya, pengobatan Rasulullah dilakukan secara kasus per kasus atau obat per obat , dan bukan dengan obat ramuan (campuran) dalam mengobati suatu penyakit. Sunah nabi telah menetapkan metoda penyembuhan penyakit yang menakjubkan. Jika digunakan maka pencegahan dan penyembuhan serta kondisi kesehatan akan diperoleh. Metoda sunah yang dimaksudkan adalah sebagai berikut :
• Berobat sesuai tuntunan Sunah dan Al-qur’an
• Berobat dengan tabib muslim yang piawai dan mahir
• Menghindari obat-obatan atau pengobatan yang haram

Continue reading

BEBERAPA BUAH DAN KHASIATNYA YANG TERDAPAT DALAM AL-QUR’AN DAN HADIST

1. Madu Lebah
Rasulullah bersabda : “Hendaklah kalian menggunakan dua terapi penyembuhan penyakit,yaitu dengan madu dan Al-qur’an.” Dalam Hadist lain dikatakan : “Madu adalah penawar bagi setiap penyakit,dan Al-qur’an adalah penawar bagi penyakit yang terdapat di dalam dada (hati), maka hendaklah kalian menggunakan dua terapi penyembuhan penyakit yaitu dengan madu dan Al-qur’an.”

“Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69). Madu adalah makanan yang mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat , protein , asam amino, vitamin, mineral, dekstrin , pigmen tumbuhan dan komponen Aromatik. Bahkan dari hasil penelitian ahli Gizi dan pangan ,madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya susu, telur , daging, keju dan menterga sekitar (82,3% lebih tinggi) Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau 1680 gram daging. Dari hasil penelitian terbaru ternyata zat-zat atau senyawa yang ada didalam madu sangat komplek yaitu mencapai 181 jenis .

2. Habbat Al-Saudaa (jintan Hitam)
Rasulullah bersabda : ”Dalam Habbat al-Saudaa terdapat penawar untuk setiap penyakit kecuali al-Saam (mati).” Untuk itulah, mengkonsumsi Habbaatussauda sebagai obat dan terapi kesehatan sangat dianjurkan Rasulullah s.a.w. Ibnu Sina – Habbatussauda merangsang tenaga dan membantu memulihkan kepenatan dan semangat. (Buku Ibnu Sina “Canon of Medicines”). Ibnu Qayyim – Habbatussauda dapat membantu memulihkan penyakit seperti batuk, “bronchitis”, masalah perut, cacingan, masalah kulit seperti jerawat, sakit senggugut dan haid, menambah aliran air liur dan sebagainya. (Buku Ibnu Qayyim “Medicine of the Prophet”). Dr Ahmad Elkadi juga membuat kajian dan mendapatkan bahwa Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune system). Kandungan dari Habbatussauda ialah Fixed Oil (saturated dan unsaturated), Minyak-minyak Asas (sterol, thymohydroquinone, carvone, limonine, cymene), Alkaloids, Saponin dan Asid Amino.

3. Kurma
Ibnu Al-Qayyim dalam bukunya “Zad Al-Ma’ad”, menyatakan bahwa kurma matang memperkuat perut yang dingin dan menyegarkan badan juga menguatkan ginjal, menghaluskan pence rnaan. Dari Anas berkata, “Bahwa Rasulullah sarapan pagi dengan kurma, sebelum beliau shalat. Jika tidak dengan kurma matang maka beliau makan dengan kurma mentah. Jika tidak dengan kurma mentah maka Nabi sarapan dengan air kurma.”

4. Manna dan Salwa
Al-Manna adalah materi (bahan) getah manis kental seperti madu yang dikeluarkan dari lebah, bertumpuk di pohon sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, lalu kering dan berubah menjadi benda putih seperti tepung atau kertas putih halus yang terpencar pada jenis sebangsa batang pohon, dan dapat langsung dimakan atau dilarutkan ke dalam air, lalu diminum dan rasanya sangat manis, penuh kualitas gizi yang tinggi, karena kaya dengan kandungan gula anggur (glukosa) dan gula (farkutoza). Al-Salwa adalah burung yang sudah popular dengan nama al-Samman (burung quil;puyuh). Penggabungan antara al-Mann dan al-Salwa adalah penggabungan antara karbohidrat yang dikandung al-Mann, dan protein hewani yang dikandung al-Salwa.

5. Susu
Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa yang diberikan minuman susu oleh Allah; maka hendaklah ia membaca ; Ya Allah, berikanlah berkah-Mu pada minuman ini dan tambahkanlah karunia-Mu dari jenis minum ini, karena sesungguhnya air susu tidak dapat ditandingi dari semua jenis makanan dan minuman.” Air susu mengandung vitamin A, B, C, dan D, kalsium sodium, protasium, dan magnesium. Disamping itu susu juga mengandung protein dan lemak. Karena memiliki kandungan nutrisi tersebut, maka susu memiliki manfaat yang tidak sedikit, diantaranya:

* Mencegah osteoporosis dan menjaga tulang tetap kuat. Bagi anak-anak, susu berfungsi untuk pertumbuhan tulang yang membuat anak menjadi bertambah tinggi.
* Menurunkan tekanan darah.
* Mencegah kerusakan gigi dan menjaga kesehatan mulut. Susu mampu mengurangi keasaman mulut, merangsang air liur, mengurangi plak dan mencegah gigi berlubang.
* Menetralisir racun seperti logam atau timah yang mungkin terkandung dalam makanan.
* Mencegah terjadinya kanker kolon atau kanker usus.
* Mencegah diabetes tipe 2.
* Mempercantik kulit, membuatnya lebih bersinar.
* Membantu agar lebih cepat tidur. Hal ini karena kandungan susu akan merangsang hormon melatonin yang akan membuat tubuh mengantuk.

Continue reading